Satu dari kisah hidupku hilang,
Terbelenggu kisah seorang anugerah surga.
Dia yang aku kasihi melebihi diriku,
Dia yang tak ingin aku sebutkan,
Telah merenggut sang pecundang
Sang keindaha telah pergi
Menghilang dari hadapanku
Pergi meninggalkan pengelana buta
Sedangkan dia hanya meninggalkan luka
Memberiku satu pertanyaan
Haruskah aku memuji dia?
atau aku abaikan bagai air
Hanya kata maaf yang dia ucapkan
namun aku hanya bisa berdiri
memandangi sang ilusi pergi
