26 Mei 2009
Lupakan lah aku sahabat
Kenapa aku harus membencimu Ibu????
Mungkin kamu harus sadar, bahwa aku membencimu karena kamu membenciku.
Apakah harta bendamu akan menemanimu saat engkau masuk ke dalam liang kubur???
Apakah do'aku tak berarti lagi di hidupmu???
Bila aku harus terlahir membencimu, kenapa aku harus lahir dari rahimu???
Kenapa tidak engkau gugurkan saja aku saat aku nasih di dalam tubuh mu???
Aku hanya hidup sendiri disini, tak ada lagi sosok ibu dalam hidupku.
Aku hanya kumpulan daging busuk yang hanya bisa menghinamu Ibu.
Aku tak berguna lagi bagi setiap orang di muka bumi ini.
semua ini karena mu Monster gila penabur racun yang aku sebut Ibu.....!!!!!
01 Mei 2009
Kisah yang tak ingin ku ingat
Terbelenggu kisah seorang anugerah surga.
Dia yang aku kasihi melebihi diriku,
Dia yang tak ingin aku sebutkan,
Telah merenggut sang pecundang
Sang keindaha telah pergi
Menghilang dari hadapanku
Pergi meninggalkan pengelana buta
Sedangkan dia hanya meninggalkan luka
Memberiku satu pertanyaan
Haruskah aku memuji dia?
atau aku abaikan bagai air
Hanya kata maaf yang dia ucapkan
namun aku hanya bisa berdiri
memandangi sang ilusi pergi
26 Maret 2009
Apa Itu Hypnosis???
Awalnya sih cuma iseng baca-baca artikle di Google. Terus si aku menemukan Artikel yang Unik menerut si aku ini, judulnya "Psikoanalisa Sigmund Freud". setelah itu Si aku cari-cari segala sesuatu tantang Sigmund Freud dari mulai dia belajar Hynosis sampe dia menemukan Neuron Otak. Nah berawal dari itu Si Aku pengen belajar Psikoanalisa sama Hypnoterapi. Tapi setelah gali lagi lebih dalam, Si Sigmund Freud itu tertarik sama suatu ilmu yang di sebut Hypnosis.
Maka dari itu Si aku pengen bagi-bagi ilmu dikit, hehehe, ilmunya tentang Hypnosis. Apakah kalian tau?? Hypnosis itu engga ber bahaya loh..!!! Hypnosis berasal dari kata "hypnos" yang merupakan nama dewa tidur orang yunani. Namun perlu dipahami bahwa kondisi hypnosis tidaklah sama dengan tidur. Orang yang sedang tidur tidak menyadari dan tidak bisa mendengar suara-suara disekitarnya. Sedangkan orang dalam kondisi hypnosis, meskipun tubuhnya beristirahat (seperti tidur), ia masih bisa mendengar dengan jelas dan merespon informasi yang diterimanya.
Hypnosis telah dipelajari secara ilmiah lebih dari 200 tahun. Banyak studi klinis dan eksperimental mencoba menentukan apa yang paling unik dari hypnosis dibanding fenomena mental lainnya. Keunikan ini perlu dipahami untuk merumuskan sebuah definisi hypnosis yang akurat. Namun sampai sekarang, defisini hypnosis yang diungkapkan setiap tokoh masih berbeda-beda. Semua orang setuju adanya sesuatu yang dinamakan hypnosis, tapi berbeda pendapat mengenai apa itu hypnosis. Beberapa definisi tentang hypnosis yang pernah diungkapnya diantaranya:
-
Hypnosis adalah suatu kondisi yang menyerupai tidur yang dapat secara sengaja dilakukan kepada seseorang, di mana seseorang yang dihipnotis bisa menjawab pertanyaan yang diajukan, serta menerima sugesti dengan tanpa perlawanan.
-
Hypnosis adalah teknik atau praktek dalam mempengaruhi orang lain untuk masuk ke dalam kondisi trance hypnosis.
-
Hypnosis adalah suatu kondisi di mana perhatian menjadi sangat terpusat sehingga tingkat sugestibilitas (daya terima saran) meningkat sangat tinggi.
-
Hypnosis adalah seni komunikasi untuk mempengaruhi seseorang sehingga mengubah tingkat kesadarannya, yang dicapai dengan cara menurunkan gelombang otak dari Beta menjadi Alpha dan Theta.
-
Hypnosis adalah seni komunikasi untuk meng-eksplorasi alam bawah sadar
-
Hypnosis adalah kondisi kesadaran yang meningkat.
Semua definisi di atas benar, karena menandakan salah satu atau beberapa gejala dari kondisi hypnosis. Akan tetapi apa yang diungkapkan diatas belum bisa mencerminkan apa yang paling unik dari hypnosis yang berbeda dari kondisi mental lain. Sebab itu, kami memilih menggunakan definisi hypnosis yang dibuat oleh U.S. Department of Education, Human Services Division, dikatakan bahwa; “Hypnosis is the by-pass of the critical factor of the conscious mind followed by the establishment of acceptable selective thinking” atau “Hypnosis adalah penembusan faktor kritis pikiran sadar diikuti dengan diterimanya suatu pemikiran atau sugesti”.
Hypnosis Adalah Fenomena Alami dan Normal
Anda mengalami kondisi mirip hypnosis minimal 2 kali sehari, yaitu saat Anda akan tertidur dan bangun tidur tapi masih malas untuk bangun. Pada saat itu, seluruh tubuh Anda beristirahat tapi pikiran anda masih bekerja walaupun setengah sadar.
Contoh lain peristiwa hypnosis yaitu ketika Anda membaca novel atau menonton film yang seru. Anda merasakan tegang, semangat, cemas, sedih, menangis, dan tertawa, padahal Anda tahu bahwa yang Anda saksikan hanyalah cerita fiksi belaka.
Apakah Anda terhipnotis oleh cerita yang Anda ikuti? Ya benar, Anda terhipnotis. Apakah anda dikendalikan oleh cerita dalam film? - Tentu saja tidak. Dan memang seperti itulah hypnosis. Hypnosis hanya bisa Anda rasakan apabila Anda mengizinkan diri Anda untuk mengalaminya. Seperti ketika Anda membaca novel atau menonton film, Anda sendiri yang mengizinkan diri Anda untuk terpengaruh oleh film atau terhanyut dalam cerita novel.
Hypnosis bukanlah cara menguasai pikiran seseorang. Melainkan seni mengelola pikiran. Seorang pakar hypnosis tidak punya kekuatan supranatural yang bisa mengendalikan pikiran Anda. Jika Anda tidak bisa dipaksa untuk menikmati film, maka Anda juga tidak bisa dipaksa untuk dihipnotis.
Hypnosis adalah fenomena mental alami. Setiap manusia normal punya kemampuan untuk mengalami hypnosis. Anda dapat menolak hypnosis dengan cara mengabaikan semua yang dikatakan hypnotist. Seperti halnya anda bisa menolak untuk terharu oleh cerita yang sedih dalam film dengan cara memikirkan hal lain ketika menonton film.
Nah Itu sebagian dari ilmu yang Si Aku dapat. Sebagian Dikutip dari http://www.hypnosis45.com
20 Maret 2009
Geng STUPID....!!!!!
Tapi kemudian aku malah mendapatkan orang-orang terdekatnya, mungkin bisa dikatakan para sahabatnya. Awalnya sih aku tanya-tanya tentang si dia, tapi karena keseringan tanya-tanya maka aku sering bertemu mereka. Akhirnya aku mulai respect pada mereka, care, dan everything lah yang di lakukan teman...!!!
Pertama aku mendekat kan diri dengan yang menurutku orang tertindas di tempat nongkrongku, dia ber nama AGUNG TIRTAYASA. Dia menemaniku di kala aku sedih dan gembiram dan dia selalu menghiburku di kala suasana hatiku kacau, dia satu-satunya orang yang berbintang Taurus dan satu-satunya orang yang umurnya paling tua di antara kami. Kedua Adalah orang yang paling paling paling deket sama gadis kecenganku, namanya MIRA KUSUMA DEWI. menurutku namanya kaya nama dalam dunia pewayangan, hahahahahah, dia orang yang sering aku ajak sharing, dia satu satunya cewe diantara kita bertiga, dia memiliki bulan dan tahun lahir yang sama dengan ku. Dan aku satu satunya anak bungsu di antara mereka, mereka berdua adalah anak pertama sedangkan aku anak ke tiga (halah duniaku identik dengan angka 3!).
mungkin ini geng yang bukan geng yang identik dengan kebengisan dan kebrutalan. tapi geng kami terdiridari orang-orang yang menganggap dirinya Bodo, Belegug, dan Bego. Nama STUPID berasal dari aku yang menjuluki diri sendiri dengan nama Oggy Bodo, ya aku menjuluki diriku Bodo gara-gara aku yang mau-maunya dipermainkan sama cewe, heheheh. Terus member kami terdiri dari tiga orang saat ini, geng ini terdiri dari Aku dan kedua temanku yang aku sebutkan tadi. Agung yang menjuluki dirinya sebagai si Belegug, dan Mira yang menjuluki dirinya sebagai si Bego. Alasan mereka berbeda-beda. Agung memanggil dirinya dengan sebutan Si Belegug karena dia tidak tau apa artinya Si Belegug. Dan Mira yang meanggil dirinya sebagai Si Bego karena dia itu Bego, Dia benci pacarnya sendiri.
Nah maka dari itu lah Kami menyebut kami Geng STUPID, karena julukan kami berdeskripsikan Stupid. Mungkin cerita ini belum selesai, karena menurutku cerita ini baru permulaan. enta apa yang akan terjadi di masa depan kami, aku pun tidak tahu!
We meet again in other story.
See ya....!!!!!!!
21 Februari 2009
Expresi Kegembiraan
Aku memuat hasil kerjaku kedalam lumbung, kusimpan dalam-dalam dan aku jaga sekuat tenaga. Cinta yang aku petik hari demi hari kini telah berada dalam titik puncak untuk kuberikan padanya, kekasihku. Aku tidak ingin hari yang aku baru mulai telah runtuh seperti kemarin, elegi masa lampau yang aku sia-siakan. Aku sangat menyayanginya lebih dari kata cinta yang selalu kusebut "Kasih".
Semua keadaan membingungkanku, apakah aku sebagai pelampiasan? Ataukah sebagai hiasan? Karena setiap merahnya terdapat dalam hatiku, indahnya tersirat dalam benakku.
Kini dia menerimaku lagi dalam hatinya yang beku. Dia adalah keindahanku, penyejuk di dalam rona hitam kehidupanku. Aku berharap sekali lagi untuk bisa hidup di hadapanya, membahagiakannya, memberinya kenyamanan. Karena aku tulus untuk memberikan segala sesuatu yang aku miliki untuknya.
Dia Yang Tidak Ingin Aku Sebutkan
Hari ini Tanggal 12 Februari. Semua gempuran tuduhan palsu ku yang mereka lempar menghampiriku, telah datang dan menyalahkanku. "Apa yang aku perbuat", setiap detak jantungku mengatakanya, hanya karena aku tidak mengikuti kegiatan hitam mereka, dan aku mengikuti kegiatan hitam dengan kelompok yang mereka kira adalah musuhnya. Perjuangan ku yang aku usahakan demi kaumnya telah terabaikan, hanya karena seorang pemimpin diktator yang tidak mengerti arti kehidupan ku, "apa daya mereka terhadapku, sehingga aku harus menjilat kakinya", benaku berkata dengan lantangnya seruan yang tak pernah mereka dengar. Sang diktator selalu meminta keuntungan dari kerugian kita, kaum pekerja, atau malah memenggal kepala mereka satu persatu? Kebohonganya selalu terbongkar olehku, sedangkan kemunafikanya malah menjalar kepadaku, menghancurkan kerongkongan ku detik demi detik kian pelan. Biarlah dia berkata sepuas dia menentangku, sedangkan aku selalu ada dalam pangkuan ayahku.
Aku kehilangan salah satu pengikutku yg berharga, semua karena hasutannya. Terkadang aku berpikir tak pernah membutuhannya, tetapi aku sadar aku masih membutuhkannya, bagai manapun perasaan bencinya kepadaku aku tetap membutuhkannya.
Saat aku berada dalam gelap
Takdir ku saat berdiri di sisi Tuhan, aku bergeming dengan sekuat tenagaku yang aku kerahkan untuknya yang Maha Terpuja. Namun saat aku sadar bahwa dia yang harus aku lawan, aku terdiam menatap sesuatu yang harus aku terima dengan nasib yang buruk, "kenapa aku begitu bangga terhadap dia?", "haruskah aku membunuh dan membuangnya tanpa rasa iba, atau tetap manjadikanya yang Mulia?". Semua telah aku pertahan dengan apa adanya, aku hanya menyerap energi yang aku anggap baik, dan membuangnya saat menjadi buruk.
Duahi dewi Iystar tolong lah sang penyair yang telah kehausan, dia telah menempuh jalan hidup yang panajang, dengan aral melintang di hari-hari akhirnya, dia menginginkan mati, namun dia tak tega untuk meninggalkan sang kekasih yang tidak pernah tau cintanya. Keburukanya adalah keburukanku, dalihnya adalah nafasku, smua yang dia ceritakan adalah aku. Suara adzan telah memanggilku untuk memujanya, untuk minta padanya, agar semua yang aku harapkan datang tanpa halangan yang menghapus semua kenangannya, aku berdoa dan membaca alkitabku yang lusuh terhantam oleh zaman, zaman dimana saat aku terlahir tanpa rasa benci kepadanya, karena ku kini telah sadar.
Aku tidak pernah mengerti apa yang dia rasakan, dan, aku tidak pernah tau apa arti dari cinta? Yang aku tau hanya ada penyesalan dan duka di dalam hati sang pendosa, apakah dia, dia yang akan aku sunting? atau kah itu hanya kisahku yang telah lalu? Siapa aku? Dari mana asalku? Aku hanya seorang pekerja yang memimpikan dewi menjadi seorang kekasihnya. Sedangkan perebutan antara para petarung di colloseum bertarung untuk mendapatkannya, untuk menjadikan dia sebagai pujaan mereka. Aku hanya bisa melihat mereka dari kejauhan, memandang sang dewi yang terduduk di altar untuk menyaksikan para ptarung. Tak satupun perasaanya yang bisa kutebak, tak seindah apa yang kubayangkan, hanya kalbuku yang bisa menjawab. Sejenak aku benci, namun rasa itu muncul kembali. Semuanya merasuki ragaku, membuatku menjadi seekor keledai, dan harus dia ketahui, aku ini "rapuh". Merasa diriku yang tak pernah memiliki teman hidup, aku terlantar. Aku benci untuk merindukan sang keindaahan kosmik, namun itulah adanya! Oh Tuhan, apakah engkau sadar bahwa cinta telah membuat sang pecundang patah hati dan membuat keindahan para putri.
Mungkin aku harus mengingatnya
Aku adalah seorang titisan Aggripa yang gagah, dan nasibku persis moyangku. Ketika Cesar meninggalkan bumi, keluarganya terpecah. Ibunya mati di eksekusi sang Brutus. Haruskah aku mengenang dia?
Pecundang yang patah hati
Aku tak pernah benci padanya, tetapi rasasakitnya telah menggores hatiku, membunuh setiap harapaku. "Tega kah dia?". Cintanya telah beku, sulit untuk mencairkanya, bahkan panasnya api cinta yang membara tak dapat meluluhkannya. Berapakah harga yang harus ku keluarkan demi menjual harga diriku, semua sia-sia. Aku terlanjur mencintainya! Geramku memuncak saat aku mengetahui isi dari dirinya. LUCKAS adalah kekasihnya, bayanganya, raja yang dia puja. Sedangkan aku hanya seorang budak belian yang berharap belas kasihan dari seseorang untuk memungutnya, memeliharanya, mencintainya.
"Apa yang harus aku lakukan lagi saat ini??" Bayangan dia selalu menari di malamku, bayangan wanita jalang yang kau impikan. Ketika Wanita jalang datang di depan mataku.. Apa yg aku rasakan??? hanya ada Kosong. Hampa tak bermakna lagi. Sedih yang aku rasakan hanya terbalut suka cita yang ada di sekelilingku, riangnya menusuk kedalam hati sang cahaya. Terkadang sang cahaya dibutuhkan, dan terkadang mereka melupakan akan sinarnya. Dimana harus aku tumpahkan air mata suci yang tak pernah aku berikan pada alam? harus kah aku kembali mengharapkan dia? atau mati di padang pasir yang tak berujung?? Terkadang kebencian menemaniku dalam angan-angan saat dia hadir.
Musnah semua harapan sang pecundang. Aku berharap semua menjadi tak pernah ada, menjadi lembaran buku yang harus aku bakar dalam tungku harapan. Belai rambutnya bukan lagi untuku lagi, bukan, bukan untuk si pecundang. aku hanya berharap saudaraku tabah dan ikhlas mendapatkan dia! Karena saat ini dia aku persembahan. Aku masih menyimpan harapanku pada Dewi Aprhodite. Apakah dia masih mendengarkanku?? atau aku harus menganggapnya sebagai mitos?? Teriakanku tak pernah sampai padanya, hanya aku yang mendengarkan nya!! Aku tak pernah peduli lagi pada harapanku.
Harapan tak akan bisa lagi muncul dari hatiku. Takdir tak bisa di rubah oleh siapa pun, bahkan tuhan hanaya bisa melihat jalan hidup kita. Kini sakitku di iringi irama kegembiraan, indah meliah sosok panutan bersetubuh dengannya, hening saat aku mengetahuinya. Hampa dalam hidup tak bisa aku isi lagi, kosong, kering tak terurus. Apa yang aku rasakan saat ini? Aku hanya bisa berharap pada tuhan, meminta membunuh diriku perlahan tanpa rasa sakit. Apakah jalan hidupku selalu begini? Sebagian aku rela, namun sebagian aku merasa sakit. Yang aku ingin kan hanya melupakan keindahan, itu saja! Yang aku inginkan mereka tetap bahagia tanpa aku di sana! Tapi kenapa mereka merenung saat aku terjatuh, memandangku penuh belas kasihan dengan sedikit tawa di bibir mereka. Aku harus teriakan kehancuran ini sekarang. Rintihan ku hanya bisa di dengar alam, sepi tiada pendengar lagi! Aku berterima kasih pada kalian, karena kalian telah mewujudkan harapanku.
17 Februari 2009
Dikala Asap Merenung
Melayang anganku, kedalam pangkuan sang ibu yang telah hilang dari hadapan ayah. Aku sejenak merenung untuk menghilangkan rasa yang aku punya.
12 Februari 2009
Persembahanku Untuk Bayanganku
Selama aku memiliki keberanian, aku akan menjaganya. Membuat segala raga dan jiwaku menghadang setiap keluhan hati. Aku jalani semua apa adanya, mengalir, nikmati, tanpa bebani hatimu.
Kau dan aku, dalam alam cinta yang baka, suci tanpa noda kemunafikan. Merangkai sebuah kehidupan baru di alam ini. Hanya kau dan aku, ketika rmbulan menampilkan keindahannya. Bawalah aku kesana, dekatkan aku dengannya, wujudkan aku untuknya, bayanganku sang penuai rindu. Tanpa rasa bimbang, ragu. Aku takan hiraukan penghalang yang datang silih berganti, karena semua ini kulakukan hanya untukmu bayanganku. Syair tuhan yang kudengar dari mulutnya membuatku tertidur dalam dekapan lembut khayal. Menumbuhkan benih jiwa dalam setiap relung hidupku, membuat dia memahami diriku. Bayanganku oh bayanganku. Di sampingmu aku tertidur, terbuai oleh wanginya tubuhmu. Wajahmu, mengalir dalam tubuhku, merekatkan setiap liku hidupku. Egoku adalah pelajaran baginya untuk membuatku merasakan cintanya.
05 Februari 2009
Antara dua pilihanku
Hari ini tanggal penobatanku menjadi sahib. Aku dihadapkan oleh dua pilihan. Kedua pilihan itu membuatku terpuruk kedalam jurang yang amat dalam tanpa sinar. Harus kah aku kembali bertanya pada sang mesiah di surga sana? Sehingga aku harus menata setiap langkah ku dengan sebenarnya, karena satu noda dalam alasku akan mengabadikan sisi kegelapan sang pecundang. Matiku tidak akan riang bila dia tak pernah aku beri tahukan isi hatiku. Sesuatu yang aku harapkan tak akan pernah terjadi dalam waktu ku yang lalu, terpendam oleh perasaan hampa, menimbunnya dalam-dalam di hatiku. Haruskah aku menjadikanya sebagai keindahaan yang amat sangat mahal, dan, tak mungkin aku beli dengan harga diriku. Tuhan, pemberian mu adalah kepedihanku dalam gelap malam, di iringi nyanyian sendu dari kesunyian.
Sang bunga mawar telah terkurung di dalam hati adikku, bimbang menentukan dua pilihan yang aku pilih. Duri mekar ke dalam hunusannya, menjadikanya bunga mawar merah yang menjadi hitam karena bimbangku kembali bertanya. Aku yang selalu salah. Aku yang sebenarnya lemah ini berharap menjadi satria berbaju jiran yang mengacungkan pedang cinta. “Tak pantaskah aku menjadi manusia yang utuh?” Dua pilihan antara darah dan cinta. sebuah hubungan yang membingungkan aku antara mereka.
Tetapi saat ini aku mengerti keadaan sang mawarku, kekasihku dalan hayal. Keadaanya yang harusnya tak aku dan darahku perburuk, telah menyentuh rohku untuk kembali kepadanya. Aku benci melihat keindahaanya yang baku, keindahan yang menyiksa disisi lain. semua membuatku menjadi lebih iba pada darahku dan mawarku. haruskah aku mengalah secara terhormat, atau merengek sampai aku dapat? Saat mereka bahagia aku merenung, saat dia merenung kami bahagia, saat kita merenung dia bahagia.
Salah satu dari bidadarinya memberi tauku, bahwa aku ada! Terdiam di hamparan padang rumput tenggara, merenung, merasakan kepedihannya. Sedihnya adalah sedihku, bahagianya adalah bahagiaku, jiwanya adalah jiwku. Karena dia adalah bagian dariku
Kini akar bunga mawar merambah kedalam hatiku, mengurungnya dalam cengkraman ketidakjelasan. Aku mengatakan padanya isi dari kotak hampa dalam hati.
