Hari-hari yang aku jalani telah menemaiku suka dan duka. Sedihku terobati karenanya, oleh dia yang selalu terlintas di kepalaku, dia selalu kuingat disetiap aliran darahku. Anugerah sang dewi Isytar, keturunan Cleopatra yang aku cintai sepanjang masa. Pertanyaanku adalah, "dapatkah cintaku abadi?", sedangkan dia ada dalam setiap tatapan mataku yang sadar akan keindahannya. Uraian rambutnya, lentik tangannya, menggodaku untuk memiliknya dalam hatiku. Aku terbujur kaku di pebaringanku saat malam, semua karena sosok impianku membasahi otakku yang telah mabuk karenanya. Aku jujur dalam hatiku, aku mencintainya. Tetapi aku tak memiliki banyak kekuatan untuk menampung rasa sayang yang dia berikan padaku, dia memberiku cinta.
Aku adalah seorang titisan Aggripa yang gagah, dan nasibku persis moyangku. Ketika Cesar meninggalkan bumi, keluarganya terpecah. Ibunya mati di eksekusi sang Brutus. Haruskah aku mengenang dia?

